Perbedaan Mendasar Akun Syariah vs Konvensional
Satu-satunya perbedaan utama antara akun syariah dan akun konvensional adalah ada atau tidaknya swap (biaya rollover overnight). Di akun konvensional, jika Anda menahan posisi melewati tengah malam server broker, Anda akan dikenakan atau mendapatkan swap — berupa debit atau kredit tergantung selisih suku bunga dua mata uang yang ditradingkan.
Apa Itu Swap (Overnight Fee)?
Swap adalah bunga yang dikenakan atau diterima untuk posisi yang di-rollover ke hari berikutnya. Ini adalah kompensasi atas perbedaan suku bunga antara dua mata uang dalam pair.
- Contoh positif: BUY USD/JPY bisa mendapatkan swap positif (karena bunga USD > bunga JPY)
- Contoh negatif: SELL USD/JPY akan dikenakan swap negatif
Akun Syariah (Swap-Free)
Di akun syariah, semua swap dihapus — tidak ada debit atau kredit overnight. Namun perlu diketahui:
- Beberapa broker mengganti swap dengan biaya administrasi untuk posisi yang ditahan lebih dari 3-7 hari
- Biaya ini bervariasi per broker dan per instrumen
- Untuk swing trader yang hold posisi berhari-hari, bandingkan biaya administrasi vs swap konvensional
Perbandingan Biaya per Broker
HFM Syariah
- Swap: $0
- Biaya administrasi: Bervariasi, mulai dari hari ke-3 untuk beberapa instrumen
- Tersedia di semua jenis akun HFM
XM Islamic Account
- Swap: $0
- Kondisi trading sama dengan akun standard
- Aktifkan saat pendaftaran atau hubungi support
Rekomendasi
- Untuk day trader (posisi ditutup sebelum tengah malam): akun konvensional atau syariah sama saja
- Untuk swing trader Muslim: akun syariah jelas lebih sesuai
- Untuk trader non-Muslim yang ingin menghindari swap: akun syariah juga bisa digunakan (beberapa broker mengizinkan)