NZD/USD: Si Kiwi yang Sering Diabaikan tapi Menguntungkan
NZD/USD, dijuluki “Kiwi” oleh trader veteran, adalah pasangan yang sering diabaikan karena kalah populer dari EUR/USD atau GBP/USD. Padahal, NZD/USD memiliki karakteristik yang sangat menarik — volatilitas cukup, spread rendah di broker premium, dan dipengaruhi faktor-faktor yang mudah dipahami.
Karakteristik NZD/USD
- Volatilitas harian: 50-80 pip — lebih rendah dari GBP tapi cukup untuk profit
- Commodity currency: NZD dipengaruhi harga susu, pertanian, dan komoditas
- Korelasi positif kuat dengan AUD/USD (+0.90) — bergerak hampir bersama
- Risk currency: Menguat saat risk-on, melemah saat risk-off
- Jam aktif: Sesi Asia Selandia Baru (04.00-13.00 WIB)
Faktor yang Menggerakkan NZD/USD
- RBNZ (Reserve Bank of New Zealand): Keputusan suku bunga 7× per tahun
- Harga susu global (GDT): Global Dairy Trade auction dua minggu sekali — sangat berpengaruh ke NZD
- Data ekonomi NZ: GDP, CPI, employment
- Sentimen China: NZ eksportir besar ke China
- AUD sebagai proxy: Jika AUD bergerak kuat, NZD biasanya ikut
Strategi Trading NZD/USD
Strategi 1: Ikuti AUD/USD
- NZD/USD dan AUD/USD bergerak sangat mirip
- Jika AUD/USD memberi sinyal yang sangat kuat tapi NZD/USD belum bergerak → trade NZD/USD
- Atau: Gunakan AUD/USD sebagai konfirmasi untuk NZD/USD
Strategi 2: GDT Auction Trading
- GDT auction setiap 2 minggu, hasilnya dirilis tengah malam WIB
- GDT naik signifikan → NZD menguat keesokan harinya
- Cek hasil di gdttradingportal.com
NZD/USD vs AUD/USD: Mana yang Lebih Baik?
- Keduanya hampir sama — pilih yang spreadnya lebih rendah di broker Anda
- NZD/USD sedikit lebih volatile secara persentase
- AUD/USD memiliki likuiditas lebih tinggi