Cara Trading GBP/USD (Cable) — Strategi dan Tips untuk Trader Indonesia 2026

1 menit baca

Mengenal GBP/USD (Cable)

GBP/USD, yang dijuluki “Cable” (karena kabel transatlantik yang pertama kali menghubungkan harga antar dua pasar), adalah pasangan mata uang paling volatile di antara major pairs. Pergerakan hariannya bisa mencapai 100-200 pip, menjadikannya favorit day trader dan swing trader.

Karakteristik GBP/USD

  • Spread rata-rata: 1.0-2.0 pip di akun standard, 0.0-0.5 pip di akun raw
  • Volatilitas harian: 80-150 pip
  • Paling aktif: Sesi London (14.00-23.00 WIB)
  • Korelasi tinggi dengan EUR/USD (sering bergerak searah)

Faktor yang Mempengaruhi GBP/USD

  • Data ekonomi UK: GDP, CPI, Unemployment Rate
  • Bank of England (BoE): Keputusan suku bunga dan kebijakan moneter
  • Data ekonomi USA: NFP, Fed decision
  • Brexit aftermath: Hubungan perdagangan UK-EU masih mempengaruhi GBP
  • Sentimen risk: GBP melemah saat risk-off (krisis global)

Strategi Trading GBP/USD

Strategi 1: London Open Breakout

GBP/USD sering membuat pergerakan besar di awal sesi London (14.00-15.00 WIB):

  1. Identifikasi range sempit yang terbentuk selama sesi Asia (06.00-13.00 WIB)
  2. Pasang Buy Stop 5 pip di atas range high dan Sell Stop 5 pip di bawah range low
  3. Saat London buka dan harga menembus range, ikuti arahnya
  4. Target: 50-100 pip, SL: 20-30 pip

Strategi 2: BoE Day Trading

Saat Bank of England mengumumkan keputusan suku bunga (sekitar 19.00 WIB):

  • Suku bunga naik atau lebih tinggi dari ekspektasi → GBP menguat → BUY
  • Suku bunga turun atau lebih rendah dari ekspektasi → GBP melemah → SELL
  • Gunakan lot kecil karena volatilitas sangat tinggi saat pengumuman

Kesalahan Umum Trading GBP/USD

  • Menggunakan lot terlalu besar karena spread “kelihatan kecil”
  • Tidak memperhitungkan volatilitas tinggi dalam penempatan SL
  • Trading tanpa memperhatikan jadwal berita UK
  • Membuka posisi saat overlap London-New York dengan lot besar tanpa alasan kuat

Peringatan Risiko: Trading CFD dan Forex mengandung risiko kerugian yang tinggi. Data diverifikasi dari situs resmi broker (April 2026). Halaman ini mengandung tautan afiliasi.