Apa Itu Pending Order?
Pending order adalah instruksi kepada broker untuk membuka posisi secara otomatis ketika harga mencapai level tertentu yang Anda tentukan sebelumnya. Dengan pending order, Anda tidak perlu duduk di depan layar menunggu harga sampai ke titik entry ideal.
4 Jenis Pending Order
1. Buy Limit
Kapan digunakan: Anda ingin BUY, tetapi menunggu harga TURUN ke level yang lebih baik terlebih dahulu.
Contoh: EUR/USD sekarang 1.0900. Anda ingin beli di 1.0850 (level support). Pasang Buy Limit di 1.0850. Jika harga turun ke 1.0850, posisi BUY terbuka otomatis.
2. Sell Limit
Kapan digunakan: Anda ingin SELL, tetapi menunggu harga NAIK ke level resistance terlebih dahulu.
Contoh: EUR/USD di 1.0900. Anda ingin jual di 1.0950 (resistance). Pasang Sell Limit di 1.0950.
3. Buy Stop
Kapan digunakan: Anda ingin BUY saat harga NAIK melewati level resistance (breakout buy).
Contoh: EUR/USD di 1.0900. Resistance di 1.0920. Pasang Buy Stop di 1.0925. Jika harga tembus 1.0925, posisi BUY terbuka.
4. Sell Stop
Kapan digunakan: Anda ingin SELL saat harga TURUN melewati level support (breakout sell).
Contoh: Support di 1.0880. Pasang Sell Stop di 1.0875. Jika harga turun ke 1.0875, posisi SELL terbuka.
Cara Pasang Pending Order di MT4 Android
- Tap chart pair yang ingin ditradingkan
- Tap tombol “New Order” atau ikon perdagangan
- Ubah “Order Type” dari “Market Execution” ke jenis pending order yang diinginkan
- Isi harga target, SL, dan TP
- Tap “Place”
Tips Menggunakan Pending Order
- Selalu pasang SL dan TP sekaligus dengan pending order
- Tentukan batas waktu order (expiry) agar tidak terlupakan
- Periksa kembali level entry — jangan terlalu jauh dari harga saat ini
- Buy Limit dan Sell Limit cocok untuk strategi pullback
- Buy Stop dan Sell Stop cocok untuk strategi breakout