Apa Itu Spread Forex? Cara Menghitung dan Memilih Spread Terkecil 2026

1 menit baca

Pengertian Spread dalam Trading Forex

Spread adalah selisih antara harga bid (harga jual) dan harga ask (harga beli) suatu pasangan mata uang. Spread adalah cara utama broker menghasilkan pendapatan dari trader.

Contoh Cara Menghitung Spread

Misalnya EUR/USD ditampilkan sebagai:

  • Bid: 1.08500
  • Ask: 1.08503

Spread = Ask – Bid = 1.08503 – 1.08500 = 0.3 pip

Biaya spread dalam Dollar: Untuk lot standar (100.000 unit), 1 pip EUR/USD = $10. Jadi 0.3 pip = $3 per lot.

Jenis-Jenis Spread

Fixed Spread (Tetap)

Spread tidak berubah apapun kondisi pasar. Lebih mudah diprediksi biayanya, cocok untuk pemula.

Variable/Floating Spread (Mengambang)

Spread berubah sesuai kondisi pasar. Saat likuiditas tinggi (sesi London/New York), spread bisa sangat rendah — bahkan 0.0 pip. Saat berita besar, spread melebar drastis.

Raw Spread (0.0 pip + Komisi)

Spread mendekati 0.0 pip ditambah komisi tetap per lot. Jenis akun ini paling murah untuk trader aktif dan scalper.

Perbandingan Spread Broker Terbaik Indonesia

  • Exness Raw: 0.0-0.3 pip EUR/USD + $3.50 komisi/lot
  • IC Markets Raw: 0.0-0.2 pip + $3.50/lot
  • HFM Zero: 0.0-0.2 pip + $3/lot
  • XM Zero: 0.0-0.3 pip + $3.50/lot
  • HFM Standard: ~1.2-1.4 pip tanpa komisi
  • XM Standard: ~1.6-1.7 pip tanpa komisi

Tips Meminimalkan Biaya Spread

  • Trading saat sesi London atau New York (likuiditas tertinggi)
  • Hindari trading 30 menit sebelum dan sesudah rilis berita besar
  • Gunakan akun Raw/Zero jika trading volume besar
  • Pilih pair dengan spread paling rendah (EUR/USD, USD/JPY)

Bandingkan spread semua broker di halaman perbandingan broker kami.

Peringatan Risiko: Trading CFD dan Forex mengandung risiko kerugian yang tinggi. Data diverifikasi dari situs resmi broker (April 2026). Halaman ini mengandung tautan afiliasi.